Sabtu, 19 Februari 2011
cinema indonesia di boikot exportir USA
karena cinema indonesia terancam di boikot oleh exportir USA,hal ini terjadi karena para exportir kecewa terhadap pemerintah Indonesia yang menaikan pajak untuk film holywood & film barat lainnya.
kalau sudah begini,saya bisa simpulkan cinema cinema di indonesia terancam gulung tikar karena mengingat atensi film terbanyak adalah film yang berasal dari holywood.
saya mengerti kenapa banyak yang lebih menyukai film luar dibandingkan film dalam negeri,karena film Indonesia mempunyai cerita monoton yaitu film yang bergenre "horor porno". jujur buat saya film Indonesia jarang sekali yang mempunyai nilai moral yang baik kalau pun ada hanya 1001 di Indonesia. Padahal tanpa mengusung tema seperti itu pun masyarakat kita akan lebih aware.
kalau bicara hal seperti ini tidak akan ada hentinya,tapi tentunya saya & para movie mania berharap masalah ini dapat segera terselesaikan karena kalau tidak Indonesia akan tertinggal lagi seperti zaman orde baru dahulu. Dan semoga perfilman Indonesia dapat lebih mengusung tema tema yang bermoral baik karena kami masyarakat Indonesia jenuh dengan cerita cerita bergenre horor porno. Semoga karya anak bangsa bisa lebih baik & mendapat tempat di masyarakat Indonesia. Maju terus perfilman Indonesia!!
Jumat, 18 Februari 2011
susu berbakteri 'sakazaki'
Sebenarnya… apa alasan sebuah institusi IPB untuk memilih menutup ‘mulut’ untuk kasus yang sedang berlangsung ini? sebuah jawaban dari dosan di kampus saya, yang bisa memberikan pemahaman apa sebenarnya alasan di balik itu. Etika ilmiah dan hukum yang memang saat ini belum sejalan. bermula dari statu dosen tersebut:
Arya Hadi Dharmawan : Sampai manakah batas kekebalan hukum sebuah “aktivitas riset ilmiah (menyangkut barang yg dikonsumsi publik) yg menghasilkan temuan ilmiah utk pengembangan ilmu” hrs diungkap ke publik? Bila setiap hasil penelitian kritis yg dilakukan oleh ilmuwan perguruan tinggi dipaksa utk diungkap ke publik, dan setelah itu penelitinya dituntut, maka ke depan tak akan ada lagi penelitian kritis yg dilakukan oleh para ilmuwan…Dari statusnya tersebut… saya kemudian membuat sebuah tulisan di salah satu forum mahasiswa IPB, kebetualn beliau saat itu bergabung di sana… saya menulis….
Abdul Haris : Apa sebenarnya alasan IPB tidak mengumumkan Susu Formula yang mengandung bakteri sakazaki???
*masih tanya-tanya…Beliau kemudian menjelaskan:
Arya Hadi Dharmawan
Salam prihatin, Hasil penelitian ilmiah yg dilakukan oleh tim dosen IPB ttg kandungan bakteri enterobacter pada susu formula utk bayi, memasuki babak baru perdebatan publik yg mulai menyita perhatian. Entah kenapa isu ini sama-sama besarnya …dgn isu konflik horisontal Cikeusik dan Temanggung, di panggung TV nasional.
Pokok persoalannya, sejumlah konsumen menuntut IPB untuk membuka ke publik, ttg susu formula merk apa saja yg tercemar bakteri tsb. Alasannya, para konsumen khawatir para balitanya terkena bakteri yg katanya mematikan itu. Proses hukum telah putus di level MA. Pada tataran ini IPB menghadapi dilema (sekaligus jebakan) yg tidak mudah.
Bila tuntutan ini diikuti, maka IPB terkena dua jebakan sekaligus: (1) layakkah secara etika-keilmuan, penelitian ilmiah dibuka ke publik? Bila IPB membuka hasil penelitian ini ke publik, maka ciri lembaga keilmuan IPB (khusus dalam kasus ini) berubah mjd layaknya LSM. IPB pun dianggap mencederai etika saintifik-akademik; (2) diduga ada motif “ekonomi politik” bermain di “panggung belakang” proses penuntutan ini. Bila IPB mengumumkan merk susu formula ke publik, maka tak bisa dijamin para kapitalis produsen susu itu tak akan menuntut balik ke IPB. Pada titik ini IPB akan menjadi “bulan-bulanan” para pemilik modal besar susu formula yg headquater-nya hampir semua berada di negara-negara adidaya ekonomi itu.
Artinya, IPB sedang dijebak, (dalam hal ini) oleh tiga aktor sekaligus: (1) publik/konsumen susu formula; (2) etika akunrtabilitas [hukum positif], (3) “singa-singa” kapitalis yg siap menerkam IPB.
Pertanyaannya bagi kita dibalik keprihatinan ini adalah: Sampai manakah batas kekebalan hukum sebuah “aktivitas riset ilmiah (menyangkut barang yg dikonsumsi publik) yg menghasilkan temuan ilmiah utk pengembangan ilmu” hrs diungkap ke publik? Bila setiap hasil penelitian kritis yg dilakukan oleh ilmuwan perguruan tinggi dipaksa utk diungkap ke publik, dan setelah itu penelitinya dituntut, maka ke depan tak akan ada lagi penelitian kritis yg dilakukan oleh para ilmuwan…
Kuatlah IPB-ku, jangan menyerah…
Salam
Arya H Dharmawan
Sebuah pencerahan, menggambarkan alasan mengapa IPB memilih untuk berdiam diri dalam kasus tersebut…
haruskah publik memaksa IPB untuk mecederai Etika Ilmiah yang sudah ada sejak awal?
Dan ajakah jaminan untuk IPB, bahwa IPB tidak akan dituntut balik oleh sang raja Kapitalis?
tak ada jaminan untuk itu…
Selasa, 28 Desember 2010
Bukan kemenangan yang kita cari tapi harga diri bangsa yg kita pertahankan
Bukan so nasionalisme,tp apa yg guw tulis ini benar” isi hati guw
Mungkin klo malaysia main dg suportif masyarakat indonesia gak akan semarah ini tp kenyataannya gak. Tp indonesia masih pnya kesempatan utk menang. Menang bukan segala”y buat kita tp guw bangga dg persatuan kita saat sepak bola indonesia masuk aff. Terlihat semangat gotong royong indonesia membara lagi,belum lagi rasa nasionalisme masyarakat bangsa seolah kita gak berdiri sendiri tp kita semua saudara yg siap ikut merasakan perasaan bangsa ini.
Cukup semuanya,guw dah gerah sama ulah malaysia yg terlalu menghina bangsa kita
Dari dulu selalu cari masalah tp sayangnya pemerintah kita terlalu lembek dg malaysia padahal malaysia gak lebih hina dari bangsa kita,mereka juga banyak masyarakat muslim tp mereka menghalalkan CASINO sebagai penambah penghasilan bangsanya.
Belum lagi perlakuan masyarakat malaysia yg selalu menganggap rendah TKI kita disana,setau guw orang indonesia yg ada di malaysia mendapat sebutan paling hina di malaysia,yg artinya semacam budak kelas rendah. Tp sayang guw lupa namanya.
FYI di malaysia ada sebuah kota yg lambang kotanya memakai senjata adat masyarakat bugis. Dan yg paling buat mereka lebih hina lagi ternyata lagu kebangsaan mereka mirip dengan lagu milik bangsa kita yaitu TERANG BULAN.
Dari masalah internal mereka aja udah sering nyontek,yah bisa di bilang mereka negara yg hanya bisa COPY-PASTE gak punya kebudayaan & jati diri bangsa ..
Sedikit mengingatkan apa saja yg sudah di klaim oleh negara MALING itu,chek this;
1. Yg udah cukup lama yaitu masalah pulau ambalat yg masih dalam lingkup indonesia yg di klaim malaysia,knpa pulau ini? Karena pulau ini kaya akan minyak bumi
2. Lagu RASA SAYANG SAYANGE,lagu ini terkenal di you tube sbg lagu promosi pariwisata malaysia padahal lagu ini milik bangsa kita yaitu berasal dari maluku..pertanyaanya sejak kpn maluku pindah ke malaysia?
3. BATIK indonesia,mereka meng’klaim kl batik adalah milik malaysia,tp lucunya saat hendak di hak paten kan di belanda,belanda menolaknya karena belanda tau bahwa batik berasal dari indonesia secara mereka menjajah kita 350 tahun lamanya.
4. ANGKLUNG,belum jelas permasalahan tentang angklung tp yg jelas mereka meng’klaim sbg alat musik tradisonal negara kita
5. REOG PONOROGO,awal mulanya reog di klaim berawal dari TKI bangsa kita yg berasal dari pulau jawa ingin mementaskan reog di salah satu gedung di malaysia,tp ada syarat yg harus di setujui sebelum mereka pentas,yaitu kontrak yg berisi “jika mereka pentas,nama reog di ganti” dan bodohnya kontrak itu malah di setujui TKI kita disana
6. PISANG GORENG,mungkin makanan ini sudah kalah saing dg fast food yg ada skrg & makanan ini di anggap makanan kelas bawah tp siapa sangka dari makanan yg sepele ini malaysia meng’klaim bahwa makanan ini milik negara mereka
Ini hanya sepenggal berita,mohon maaf jika masih ada kekurangan dlm tulisan guw
Semoga dg kejadian yg menimpa bangsa kita,rasa nasionalisme kita ttp ada & selalu melestarikan kebudayaan serta segala kekayaan yg INDONESIA miliki.
Sekali lagi malaysia tidak lbh hina dari negara kita.
Malaysia negara yg tidak lebh besar dari indonesia,tp knp kita harus mengalah?
Malaysia merdeka bukan karena tumpah darah mereka sendiri,tp di BERI oleh inggris sehingga mereka berani menginjak” bangsa kita.
Satu catatan buat kita semua,bagaimana pun bentuk negara kita kita harus ttp bangga dg keadaan nya karena INDONESIA ku adalah INDONESIA mu juga
Sebagai generasi penerus kita harus kuat,gda yg bisa mengalahkan PERSATUAN kita gda yg bisa menggoyangkan NASIONALISME kita..
Kamis, 15 Juli 2010
indonesia banget
hmm,baru aja tadi saya baca di salah satu situs,kalau vuvuzela di haramkan oleh majelis umum..
gak salah tuh peraturan yg isinya,vuvuzela bisa merusak pendengaran dan oleh karena itu hanya boleh di gunakan di dalam stadion saja,,,,
dari sisi logica,ngapain juga vuvuzela di mainkan di ruangan biasa,kaya gak ada kerjaan aja,vuvuzela salah satu ciri khas di pertandingan bola.
bukan hanya itu,vuvuzela juga salah satu alat musik afrika selatan yg konon kata'y ada unsur mistik'y. itu sih tergantung masing-masing orang mau percaya atau enggak.
menurut saya,gak ada hal penting lain apa selain mengharam kan sesuatu yang sepele??
hal-hal yang berbau menyimpang malah d biarin gitu aja,,!!
dan yang d haramkan gak masuk akal,
- reaboanding di haramkan oleh mu jatim
- ketika kita potong rambut,di haramkan rambut kita di potong oleh waria oleh mu jatim
- facebook juga termasuk yang di haramkan
mungkin cuma segitu aja contoh di atas,dan menurut saya itu gak masuk di akal,kenapa?
karena yang di haramkan adalah sesuatu hal yang biasa aja,yang gak berbau menyimpang
buat mu,sebelum mengharamkan sesuatu tolong di pikir lebih lanjut karena masih banyak hal-hal yang menyimpang di luar sana tai masih di anggap halal...
my life
sebenarnya gda yg menarik d hidup guw,cuma mau curhat aja dsni..
guw kangen banget ma nyokap n kk guw...semua org yg guw sayangg jauh dari guw
apalagi nykp guw yg gag akan pernah bisa guw liat lagi...
guw kangen banget...T_T
